Wednesday, December 11, 2013

Wenger Sedih Napoli Menang Tapi Tersingkir

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, sejatinya merasa bahagia lantaran timnya melangkah ke babak 16 besar Liga Champions Eropa. Namun, pelatih yang akrap disapa The Professor ini turut menyesal dengan tersingkirnya sang rival, Napoli.

Napoli sukses membungkam Arsenal 2-0 di laga terakhir penyisihan Grup F, Rabu 11 Desember 2013 (Kamis dini hari WIB). Kedua gol Napoli di markasnya, San Paolo, dipersembahkan Gonzalo Higuain (73’) dan Jose Callejon di masa injury time.

Ironinya, Napoli tetap tersingkir meski meraih poin penuh. Tim besutan Rafael Benitez hanya menempati peringkat 3 klasemen, meski sama-sama mengemas 12 poin dengan Arsenal (juara grup) dan Borussia Dortmund (runner-up).

Napoli gagal melangkah ke babak 16 besar lantaran kalah head to head dari kedua pesaingnya. Catatan inilah yang membuat Wenger merasa simpati kepada wakil Serie A Italia tersebut.

“Saya turut bersedih untuk Napoli. Grup kami memang sulit dan tiga tim meraih 12 poin. Satu tim harus tersingkir, tapi mereka pasti merasa berat menjadi tim itu,” ujar Wenger seperti dilansir Soccerway.

Pelatih berkebangsaan Prancis ini pun mengakui performa Napoli lebih baik dari timnya di pertandingan dini hari tadi. “Mereka bermain sangat bagus dan kami tertekan. Fisik kami menurun di babak kedua. Tapi, kami senang karena akhirnya bisa lolos,” tuturnya. (adi)

sumber viva

Monday, December 9, 2013

Premiere League: Chelsea Pulang Dengan Tangan Hampa

Chelsea harus rela pulang dengan tangan kosong setelah dibenamkan 3-2 oleh Stoke City di Britannia Stadium dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu [8/12] malam WIB.

Kekalahan ini membuat Chelsea turun ke peringkat tiga karena di saat sama Liverpool berhasil menang telak 4-1 atas West Ham United. Pasukan Jose Mourinho tetap terpaut empat angka dari Arsenal di puncak, tapi skuat Arsene Wenger berpeluang semakin menjauh karena menyimpan satu laga yang belum dimainkan.

Stoke langsung menebar serangan nyata mereka pada menit keempat melalui Chrouch. Namun aksinya di depan gawang Petr Cech gagal membuahkan hasil manis.

Dua menit kemudian gantian sang tamu melepas ancaman lewat Schurrle. Pemain Jerman ini mendentumkan bola dari jarak jauh. Tapi gagal berbuah gol.

Hazard mencoba memberikan hasil positif bagi Chelsea saat aksi individunya diakhiri tembakan di menit kedelapan. Tapi Begovic sigap membaca arah bola.

Tapi di menit kesembilan Schurrle tak menyia-nyiakan peluang setelah dia melewati dua pemain Stoke untuk kemudian menceploskan gol pembuka di laga ini.

Ramires membuka peluang di menit ke-29 setelah menyosor umpan dari Schurrle. Tinggal berhadapan dengan kiper lawan, aksi Ramires gagal berujung gol.

Memasuki menit ke-32 Chelsea kembali menghadirkan kans yang cukup bagus. Hanya saja komunikasi yang buruk antara Torres dan Hazard membuat momentum ini terbuang sia-sia.

Stoke mendapatkan nafas di menit ke-38 saat umpan dari Arnautovic diterima baik oleh Walters. Hanya, tandukan nama terakhir ini melebar dari sasaran.

Chelsea akhirnya kebobolan di menit ke-42 setelah tim tamu tak berkutik meredam aksi manis dari si jangkung Crouch. Kedudukan kini sama kuat.

Stoke mengambil inisiatif serangan guna membalikkan keadaan. Walters memperoleh peluang setelah beraksi di sisi kanan pada menit ke-48, meski pada akhirnya digagalkan Azpilicueta.

Dua menit kemudian tuan rumah akhirnya berhasil mewujudkan gol pembalik keadaan. Stephen Ireland menerima sodoran dari Walters untuk dituntaskan nama pertama menjadi gol yang membuat papan skor berubah 2-1.

Tapi keunggulan itu tidak bertahan lama karena Schurrle kembali menyeimbangkan skor di menit ke-53. Juan mata melepas tendangan bebas, Shawcross sigap mengahalu, tapi Schurrle muncul untuk menyikatnya dan masuk.

Schurrle hampir kembali menamakan diri di papan skor andai tembakannya, usai menerima umpan dari Torres, tidak digagalkan tiang gawang Stoke.

Di menit ke-67 kerja sama dibangun antara Crouch dan Ireland. Nama terakhir kemudian menyelesaikannya dengan sebuah tendangan yang sayangnya masih melayang jauh.

Menginjak menit ke-75, Eto'o berkesempatan turut masuk dalam daftar pencetak gol di laga ini. Hanya saja, tembakan sang striker melenceng tipis dari target.

Semenit berselang Stoke gantian menyerang melalui tusukan dari Muniesa. Sayang, momen ini tidak berujung manis, tendangannya gagal berbuah gol.

Demikian juga dua peluang yang didapat Chelsea di sepuluh menit terakhir. Pertama tembakan Lampard yang masih melebar, kemudian sepakan bebas sang veteran yang dapat ditangkap dengan baik oleh kiper tuan rumah.

Saat pertandingan sepertinya bakal berakhir seri, Oussama Assaidi muncul untuk menjadi juru selamat di menit ke-90. Tendangannya dari luar kotak penalti akhirnya menutup laga untuk kemenangan 3-2 Stoke.

Serie A: AS Roma Raih Tumbangkan Fiorentina

AS Roma mengakhiri puasa kemenangannya dengan meraih kemenangan setelah beberapa kali meraih hasil imbang dengan membungkam tamunya Fiorentina dengan skor tipis 2-1.



Kabar baik berhembus di kubu tuan rumah karena pangeran mereka, Francesco Totti, sudah pulih dari cedera dan disertakan dalam skuat laga kali ini. Sementara Fiorentina kembali memasang "si anak hilang", Juan Vargas, untuk mengisi trisula di lini depan.

Laga dengan tempo tinggi langsung tersaji sejak sepakan awal dimulai. Kedua tim sama-sama bermain terbuka, meski Roma terlihat lebih menguasai jalannya laga. Serangan demi serangan datang slih berganti, tembakan keras Juan Cudrado di menit ke tiga dibalas Adem Ljajic dengan cara serupa semenit kemudian.

Karena permainan terbuka yang ditunjukkan kedua tim, tak ayal gol cepat pun terjadi. Kali ini tuan rumah mampu unggul terlebih dahulu, setelah penetrasi Gervinho di sisi kanan pertahanan Si Ungu mampu dikonversi dengan sempurna oleh Maicon di menit ke enam. Skor berubah 1-0 bagi Roma.

Tertinggal, Fiorentina langsung memberi respon. Dominasi penguasaan bola langsung berbalik menjadi milik mereka, Cuadrado yang beroprasi di sisi kiri pertahanan Tim Serigala jadi tumpuan utama.

Benar saja, keadaan berubah jadi sama kuat berawal dari pergerakan si pemain Kolombia. Nenad Tomovic kemudian mampu dengan mudah menyisir sisi kiri pertahanan tuan rumah dan melepaskan umpan mendatar ke dalam kotak penalti.

Seakan tak menemui sasaran, tanpa terduga Juan Vargas datang dari belakang dan melepaskan tembakan gledek untuk mengoyak jala Morgan De Sanctis! Skor kemudian berubah menjadi 1-1 di menit ke 29.

Setelah keadaan kembali sama kuat, tempo laga sontak menurun. Skor 1-1 pun bertahan hingga 45 menit pertama usai.

Pelatih Roma, Rudi Garcia, sadar jika tim asuhannya harus bermain lebih merapat untuk meladeni permainan diagonal Fiorentina. Hal itu langsung ia tunjukkan sejak sepakan awal paruh kedua dimulai. I Lupi kembali memegang kendali permainan.

Namun peluang pertama malah datang dari tim tamu, tapatnya di menit ke 49. Penetrasi hebat Manuel Paqual gagal dimaksimalkan Vargas dan Rossi di depan gawang. Roma kemudian membalas lewat aksi Gervinho di menit ke 55.

Pemain asal Pantai Gading ini benar-benar jadi aktor kunci kebangkitan Roma di babak kedua. Peluang Maicon yang masih digagalkan Neto di menit ke 63 serta tembakan keras Strootman yang masih menerpa mistar gawang, semua berasal dari sodorannya.

Puncaknya terjadi di menit ke menit ke 67. Gocekan mautnya di sisi kiri pertahanan La Viola berhasil menemui kaki striker pengganti, Mattia Destro. Lewat satu sentuhan pemain 22 tahun ini mudah saja menceploskan bola ke dalam gawang, Roma kembali unggul dengan skor 2-1.

Gol itu berarti spesial bagi sang pemain yang dalam laga ini melakukan comeback, setelah absen selama enam bulan akibat cedera.

Fiorentina mencoba bangkit di sisa 20 menit laga, namun sayang duet kokoh Mehdi Benatia - Leandro Castan dan ketangguhan De Sanctis di bawah mistar membuat usaha tim tamu sia-sia. Tak pelak, skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

I Giallorossi akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah nihil kemenangan dalam empat laga terakhirnya. Mereka mantap sebagai runner up untuk terus menguntit sang capolista sementara, Juventus.